Wisata  

Menjelajah Kampoeng Djadhoel Semarang, Dari Lukisan Hingga Edukasi

SEMARANG, Banggasemarang.id – Salah satu inovasi menarik dari Pemerintah Kota Semarang, yaitu Kampung Tematik, kini telah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Salah satunya adalah Kampoeng Djadhoel, yang terletak di Kampung Batik Tengah, Rejomulyo, Semarang. Tempat ini tak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.

Sebelum diubah menjadi kampung tematik, Kampoeng Djadhoel biasa saja, hanya sekumpulan rumah warga dengan tampilan sekitar yang biasa-biasa saja. Namun, berkat program dari Dinas Pariwisata Kota Semarang, kampung ini mengalami transformasi yang luar biasa. Gotong royong warga melibatkan mereka dalam pembinaan, merubah setiap sudut kampung menjadi lukisan warna-warni yang memikat hati.

Dari luar kampung hingga gang-gang sempit di dalamnya, nuansa cerah dan paduan warna yang serasi terpancar dengan indah. Namun, keunikan Kampoeng Djadhoel tidak hanya terletak pada warna-warni bangunan, melainkan juga pada spot-spot foto yang dirancang khusus untuk pengunjung. Salah satunya adalah rumah bambu mini yang menjadi daya tarik utama, memberikan pengalaman berfoto yang tak terlupakan.

Tak hanya itu, bangku-bangku bambu tersusun rapi di area kampung, menciptakan tempat istirahat yang nyaman bagi para pengunjung. Di tengah gang, terbentang mural panjang berisi motif wayang, sepur kluthuk, Gereja Blenduk, dan Gedung Marba di Kota Lama. Jalan kecil ini menjadi surganya para wisatawan yang tak bisa melewatkan momen berfoto di antara lukisan-lukisan indah.

Selain mural, Kampoeng Djadhoel juga memamerkan patung-patung unik, lukisan besar punakawan, gazebo pewayangan, dan berbagai ornamen menarik lainnya. Pengunjung bahkan memiliki kesempatan untuk belajar membatik dari para warga sekitar, menambah nilai edukasi dari kunjungan mereka.

Meskipun Kampoeng Djadhoel telah menarik perhatian banyak pengunjung, namun sayangnya, daya tarik ini terasa sesaat saja. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya tempat hiburan dan arena kuliner yang dapat menjadi ciri khas kampung ini. Meskipun pemkot telah menciptakan program yang menarik, perlu adanya peningkatan dalam pengelolaan agar Kampoeng Djadhoel bisa menjadi destinasi yang lebih menarik dan bertahan lama.