Update Relokasi Warga Terdampak Tanah Bergerak Tegal: Pemprov Kucurkan BTT

Gibran Rakabuming Tegal dan Ahmad Luthfi berbincang dengan pengungsi tanah bergerak di Desa Padasari.
Wapres Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Ahmad Luthfi saat mengunjungi posko pengungsian korban tanah bergerak di Desa Padasari, Tegal.

Pemerintah pusat resmi merilis update relokasi warga terdampak tanah bergerak Tegal pasca kunjungan Gibran Rakabuming Tegal, Jumat (6/2/2026). Sebagai langkah cepat, Pemprov Jateng mulai mengalokasikan bantuan BTT Jawa Tengah tanah bergerak untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan tempat tinggal warga.

Wapres Gibran hadir langsung meninjau kondisi terkini Desa Padasari Kabupaten Tegal yang mengalami kerusakan infrastruktur sangat parah. Beliau menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan warga kembali ke zona bahaya yang kini sudah tidak layak huni.

Agenda kunjungan ini menjadi bagian penting dari Agenda Wapres Gibran di Jawa Tengah 2026 dalam menangani bencana daerah. Bersama Gubernur Ahmad Luthfi, Gibran memastikan seluruh hak warga pengungsi akan terpenuhi selama masa transisi.

Berdasarkan data kerusakan rumah tanah gerak Tegal, bencana ini menghancurkan 464 unit hunian masyarakat. Rinciannya meliputi 205 unit rusak berat, 174 unit rusak sedang, dan 85 unit rusak ringan yang tersebar di wilayah Desa Padasari.

Dampak sosial lainnya juga terlihat dari tingginya jumlah pengungsi tanah bergerak Desa Padasari yang menyentuh angka 1.686 jiwa. Ribuan warga tersebut kini menempati sejumlah posko pengungsian dengan fasilitas logistik yang terus dipantau secara berkala.

Selaras dengan hal itu, instruksi Ahmad Luthfi korban bencana Padasari meminta warga fokus pada keselamatan nyawa daripada harta benda. Gubernur menjamin bahwa setiap keluarga akan menerima bantuan rumah baru yang legal secara hukum.

Pemerintah kini sedang memulai tahap awal pembangunan hunian tetap Desa Padasari di lokasi yang lebih stabil. Proyek ini mencakup penyediaan fasilitas rumah beserta sertifikat kepemilikan tanah secara gratis untuk seluruh korban terdampak.

Selain hunian, fokus utama saat ini adalah memastikan kesejahteraan harian saat Gibran tinjau pengungsian Tegal hari ini. Wapres meminta petugas medis dan dokter siaga 24 jam untuk melayani kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak.

Sebagai tambahan, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah telah tersalurkan melalui berbagai dinas terkait. Dana tersebut mencakup pemenuhan kebutuhan pangan, obat-obatan, hingga perlengkapan sekolah untuk anak-anak di pengungsian.

Proses pendataan warga juga terus berjalan mendalam guna menjamin mata pencaharian mereka tidak hilang. Pemerintah akan menghitung aset tani dan ternak warga agar dapat disesuaikan dengan skema bantuan di lokasi relokasi nanti.

Baca lagi.

Cek Update Bencana Tegal Hari Ini: Ahmad Luthfi & Gibran Motoran ke Lokasi