Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, Jateng Bidik Sukses Ganda

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyampaikan sambutan dari balik podium di Rapat Koordinasi Daerah LPTQ Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi Daerah LPTQ se-Jateng, bertempat di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Semarang, Selasa (22/3/2026).

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan perbaikan peringkat secara drastis sekaligus sukses sebagai penyelenggara dalam perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ Nasional 2026 mendatang. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen menegaskan komitmen kesiapan ini saat memimpin Rapat Koordinasi Daerah LPTQ se-Jateng di Gedung Grhadika Bakti Praja, Semarang, Selasa (31/3/2026).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tidak main-main dalam menyambut ajang keagamaan tingkat nasional ini. Pemerintah daerah langsung mencanangkan target ganda demi mengharumkan nama daerah, baik dari sisi manajerial acara maupun kualitas peserta.

“Kita siapkan semuanya dari awal. Bahkan sejak tahun kemarin rapat-rapat sudah kita lakukan. Saat ini sudah masuk ke tahapan-tahapan teknis. Kita harus menunjukkan sukses pelaksanaan kita juga sukses prestasi,” ujar Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen.

Sebagai tuan rumah MTQ Jateng menargetkan lonjakan peringkat yang signifikan. Berdasarkan data evaluasi sebelumnya, kontingen Jawa Tengah hanya menempati posisi ke-15 saat berlaga di Kalimantan Timur. Oleh karena itu, ajang MTQ Nasional 2026 ini menjadi momentum kebangkitan yang krusial.

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Pemprov Jateng segera mematangkan strategi pembinaan secara berlapis. LPTQ di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota wajib memiliki program yang terukur.

“Sinergitas LPTQ di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota akan memberikan peran dalam sukses pelaksanaan MTQ Nasional, utamanya dalam penyiapan kafilah calon peserta MTQ,” tegas tokoh yang akrab disapa Gus Yasin tersebut.

Fokus Venue Utama MTQ Nasional 2026 dan Penggerak Ekonomi

Selain mengejar prestasi kafilah Jateng, pemerintah juga memastikan kesiapan infrastruktur. Rangkaian persiapan MTQ XXXI ini mencakup penetapan sejumlah lokasi strategis. Pembukaan dan penutupan rencananya akan berlangsung megah di Lapangan Simpang Lima Semarang. Sementara itu, pameran dan malam ta’aruf akan menempati Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Pemprov Jateng juga merancang acara ini untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat luas. Pemprov Jateng menggandeng Pemerintah Kota Semarang untuk menggelar bazar UMKM berskala masif. Nantinya, pengunjung dapat menikmati berbagai tenant busana, kuliner syariah, hingga ragam kerajinan lokal.

Lebih lanjut, Taj Yasin menginstruksikan karantina intensif bagi para peserta lomba. Langkah ini sangat penting untuk memperdalam penguasaan materi dan mental bertanding. Selain itu, pelatih harus menjalin komunikasi aktif dengan orang tua serta lembaga pendidikan asal peserta.

Melalui sinergi kuat antarwilayah, Jawa Tengah optimis menyongsong MTQ Nasional 2026. Pemerintah berharap keseriusan dalam persiapan MTQ XXXI mampu membawa prestasi kafilah Jateng menembus papan atas nasional sekaligus mengukuhkan posisi provinsi ini sebagai tuan rumah MTQ Jateng yang inspiratif.