Sinkronisasi Asta Cita, PKS Jawa Tengah Kunci Strategi 2026

Ketua DPW PKS Jawa Tengah Hadi Santoso memberikan arahan strategi PKS papan atas di hadapan anggota legislatif PKS Jawa Tengah dalam acara Bimtek di Yogyakarta.
Ketua DPW PKS Jawa Tengah Hadi Santoso, menegaskan target PKS Jawa Tengah untuk mengusung kader sendiri dalam Pilkada serentak, saat memberikan arahan pada Bimtek Legislator di Yogyakarta, Kamis (12/2/2026).

YOGYAKARTAPKS Jawa Tengah terus berbenah menyongsong era baru politik daerah. Dalam agenda sinkronisasi Asta Cita di Yogyakarta, para legislator menerima pembekalan strategi khusus. Tujuannya adalah mengukuhkan dominasi serta pelayanan publik yang lebih optimal.

Partai ini resmi memantapkan langkah strategis tersebut pada Kamis (12/2/2026). Kesepakatan ini lahir dalam pembukaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pimpinan dan Anggota Legislatif. Agenda ini menjadi titik tolak perumusan Strategi PKS Papan Atas di level provinsi.

Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad Kholid, hadir memberikan arahan langsung. Ia mengingatkan para anggota dewan mengenai peran vital mereka di pemerintahan. Menurutnya, legislator PKS Jawa Tengah merupakan etalase nilai perjuangan partai bagi masyarakat.

“Pejabat publik dan alat dewan adalah wajah terdepan partai. Bapak dan Ibu membawa misi besar mewujudkan cita-cita ideologi kita,” tegas Kholid. Ia berbicara lantang di hadapan ratusan wakil rakyat tersebut.

Selanjutnya, Kholid meminta para kader membuang budaya pekewuh. Sikap ragu ini sering menahan laju tokoh internal untuk tampil memimpin. Padahal, putusan Mahkamah Konstitusi kini membuka peluang emas bagi partai.

Partai berlambang padi dan bulan sabit kembar ini harus berani tampil beda. Kholid menekankan pentingnya target PKS usung kader sendiri pada kertas suara. Langkah ini akan mengukur dukungan nyata masyarakat terhadap nilai perjuangan partai.

Kesiapan ini sangat penting dalam menghadapi dinamika PKS Pilkada Jateng yang selalu berubah. Konsolidasi internal menjadi kunci utama bagi seluruh kader. Mesin partai harus siap menghadirkan solusi nyata tanpa bergantung pada kekuatan eksternal.

Menanggapi instruksi pusat, Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Hadi Santoso, menyatakan optimismenya. Hadi siap menumbuhkan kekuatan politik di wilayah yang sangat kompetitif ini. Forum Bimtek ini menjadi momentum menyinkronkan gerakan dari pusat hingga akar rumput.

“Jateng adalah wilayah dinamis. Melalui Bimtek ini, kami merapatkan barisan,” ujar Hadi. Ia menegaskan bahwa legislator PKS telah teruji loyalitasnya. Mereka selalu siap merapat setiap kali partai memanggil untuk bertugas.

Sebagai langkah konkret, PKS meracik strategi terukur melalui penguatan kaderisasi. Soliditas kader dan militansi menjadi modal utama mereka. PKS bertekad mengunci posisi partai papan atas di hati rakyat Jawa Tengah.

Baca lagi.

Pemprov Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan Jateng 2026, Siapkan Diskon dan Bebas BBNKB