Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng: Digratiskan Ahmad Luthfi, 150 Porsi Dagangan PKL Ludes dalam 30 Menit

Ratusan porsi dagangan pedagang kaki lima (PKL) ludes seketika hanya dalam waktu 30 menit setelah seluruh sajian digratiskan oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Suasana warga dan pelaku UMKM pada acara nonton bareng Timnas Indonesia di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Ribuan warga memadati Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah saat acara nonton bareng (nobar) laga Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9/2026) malam. Pemprov Jateng menggandeng dan menggratiskan dagangan para PKL untuk masyarakat yang hadir.

SEMARANG, Banggasemarang.id – Acara nonton bareng (nobar) laga Timnas Indonesia melawan Malaysia pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026 di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (28/9/2026) malam, membawa berkah luar biasa bagi pelaku UMKM.

Ratusan porsi dagangan pedagang kaki lima (PKL) ludes seketika hanya dalam waktu 30 menit setelah seluruh sajian digratiskan oleh Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, untuk warga yang hadir mendukung Skuad Garuda.

Susilowati, salah seorang pedagang wedang ronde di Jalan Pahlawan, mengaku terkejut dengan antusiasme tersebut. Jika pada hari biasa ia hanya mampu menjual sekitar 50 porsi sejak petang hingga dini hari, pada malam nobar itu 150 porsi wedang rondenya habis tak bersisa dalam tempo setengah jam.

“Ini tadi bawa 150 porsi, habis dalam setengah jam. Kalau hari biasa, jualan mulai jam 7 malam sampai jam 2 pagi itu saja kadang tidak habis dan dibawa pulang. Alhamdulillah sudah dua kali ini dibooking untuk acara nonton bareng. Ini rejeki dari Pak Luthfi,” ujar Susilowati yang telah merintis usahanya sejak 2014.

Lonjakan omzet serupa dirasakan oleh Susi, pemilik usaha Angkringan Om Yanto yang biasa berjualan di kawasan kampus Undip Pleburan. Pendapatan kotor harian yang biasanya berkisar Rp500 ribu hingga Rp600 ribu melonjak drastis berkat acara tersebut.

“Ini tadi dapat pesanan Rp2 juta. Senang banget UMKM kaki lima bisa digandeng, untuk saya sudah beberapa kali dibooking kalau ada acara seperti ini,” tuturnya antusias.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menjelaskan bahwa inisiatif nobar ini tidak hanya bertujuan mendukung perjuangan tim nasional, tetapi juga sebagai langkah konkret menggeliatkan ekonomi kerakyatan di sekitar pusat pemerintahan. Ia sekaligus menegaskan bahwa Kantor Gubernur adalah “Rumah Rakyat” yang terbuka sebagai ruang komunikasi publik.

“Di sini ada produk UMKM dan ada makanan. Semua kita sediakan dan sajikan untuk anak-anak, teman-teman, dan saudara-saudara. Kita gratiskan,” tegas Luthfi di tengah riuhnya penonton. Ia didampingi oleh Sekda Jateng, Sumarno.

Luthfi menambahkan, sepak bola adalah medium pemersatu yang efektif untuk mereduksi konflik sosial. “Masyarakat bisa menyampaikan aspirasi harus formal. Kita bisa menyatu dengan seluruh masyarakat,” imbuhnya.

Kemeriahan nobar ini juga dirasakan langsung oleh masyarakat umum. Avanda Amytrias, warga yang hadir bersama dua anaknya, Omar dan Raffa, mengapresiasi penuh langkah Pemprov Jateng tersebut.

“Luar biasa. Apresiasi kepada Gubernur. Bagus banget acaranya, kalau bisa sering-sering mengadakan acara seperti ini supaya euforia sepak bola warga Jawa Tengah lebih kenceng lagi,” ujarnya usai pertandingan berakhir.