SEMARANG, Banggasemarang.id — Wisata air terjun ganda Curug Lawe dan Curug Benowo (CLBK) di Desa Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, makin diminati sebagai pelarian akhir pekan.
Dengan tiket masuk hanya Rp10.000, destinasi ini menyuguhkan pesona alam memukau, namun menuntut wisatawan menyiapkan stamina ekstra dan tidak menggunakan alas kaki licin untuk menaklukkan jalur sejauh tiga kilometer.
Akses menuju kawasan pendaftaran CLBK sangat mudah dijangkau dari pusat Kota Semarang. Kendati demikian, petualangan sesungguhnya baru dimulai selepas pintu masuk. Pengunjung harus berjalan kaki membelah hutan hujan tropis, menyusuri tebing, serta melintasi saluran irigasi tua. Wisatawan pemula diimbau membawa pasokan air minum yang cukup agar stamina tetap stabil.
Meski jalurnya menantang, pengelola telah menyediakan fasilitas yang memadai di area depan. ttMulai dari area parkir luas dengan tarif Rp3.000 hingga Rp5.000, toilet umum, musala, hingga deretan warung makan. Papan petunjuk arah dan pagar pengaman juga terpasang di sejumlah titik rawan demi menjamin keselamatan.
Setibanya di lokasi, rasa lelah terbayar lunas dengan lanskap gemericik air terjun jernih dan tebing batu melingkar yang megah. Wisatawan juga kerap berswafoto di Jembatan Merah yang kini menjadi titik ikonik destinasi ini.
Meski pemandangannya menggoda, pengelola mengingatkan pengunjung untuk mengutamakan keselamatan. Wisatawan dilarang mendekati tebing atau turun ke aliran sungai, terutama saat cuaca mendung.


