SEMARANG, Banggasemarang.id – PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green menjadi Rp17.000 per liter di seluruh jaringan SPBU mulai Rabu, 10 Juni 2026, sebagai langkah penyesuaian berkala terhadap harga minyak dunia dan pasar keekonomian.
Kenaikan ini mengakhiri periode harga Pertamax yang sempat ditahan pada angka Rp12.300 per liter sejak 1 Maret hingga awal Juni 2026. Lonjakan harga yang mencapai Rp3.950 per liter ini merupakan hasil evaluasi perusahaan bersama pemerintah selaku regulator industri migas.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dilakukan untuk memastikan keberlanjutan penyediaan energi nasional.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026).
Roberth menambahkan, langkah ini diputuskan dengan tetap mengedepankan koordinasi bersama pemerintah demi menjaga kualitas distribusi BBM agar terus berjalan optimal. Perusahaan juga menjamin ketersediaan stok BBM nonsubsidi tetap aman di lapangan.
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina,” tegasnya.
Sementara itu, untuk produk BBM nonsubsidi di kelas yang lebih tinggi, Pertamina tidak melakukan perubahan harga. Harga Pertamax Turbo tetap bertahan di angka Rp20.750 per liter, Dexlite Rp23.000 per liter, dan Pertamina Dex pada Rp24.800 per liter.
Berikut adalah rincian perbandingan harga BBM Pertamina di Pulau Jawa yang berlaku mulai 10 Juni 2026:
BBM Subsidi:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter (tetap)
- Biosolar: Rp 6.800 per liter (tetap)
BBM Nonsubsidi:
- Pertamax (RON 92): Rp 16.250 per liter (naik dari Rp 12.300)
- Pertamax Green 95 (RON 95): Rp 17.000 per liter (naik dari Rp 12.900)
- Pertamax Turbo (RON 98): Rp 20.750 per liter (tetap)
- Dexlite (CN 51): Rp 23.000 per liter (tetap)
- Pertamina Dex (CN 53): Rp 24.800 per liter (tetap)


