KARANGANYAR – Titik terang pencarian orang hilang di Karanganyar akhirnya muncul. Tim SAR mengonfirmasi bahwa pendaki Bukit Mongkrang ditemukan oleh tim Wanadri di aliran sungai setelah operasi pencarian diperpanjang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, membenarkan kabar duka tersebut saat berada di lokasi. Ia menyebut jasad Yazid ditemukan tidak jauh dari titik pemantauan tim di lapangan. Meski berat, Sumarno memastikan keluarga korban sudah menerima takdir ini dengan ikhlas.
“Alhamdulillah Mas Yazid sudah ditemukan, meskipun kondisinya tidak seperti yang kita harapkan. Saya sudah berkomunikasi dengan keluarga, dan mereka menyampaikan sudah ikhlas,” ujar Sumarno.
Selanjutnya, Sumarno menyoroti kerja keras tim gabungan dalam menemukan korban pendaki hilang Karanganyar ini. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh relawan yang bekerja tanpa lelah. Dedikasi mereka sangat krusial mengingat medan pencarian yang cukup berat.
Di sisi lain, insiden ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Pemprov Jateng segera mengevaluasi aspek keselamatan di kawasan Bukit Mongkrang. Langkah cepat ini diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Sumarno mengakui daya tarik bukit ini sangat tinggi bagi pendaki pemula. Namun, risiko alam di lokasi tersebut tetap perlu diantisipasi secara matang. Pihaknya kini berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) untuk perbaikan jalur serta pengawasan.
Sebagai pengingat, Yazid pendaki Mongkrang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1). Operasi pencarian berlangsung panjang hingga sepekan lebih. Periode operasi SAR bahkan diperpanjang sampai akhirnya membuahkan hasil pada Sabtu (31/1).
Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, merinci kronologi penemuan jenazah tersebut. Tim Wanadri pertama kali melihat korban sekitar pukul 08.54 WIB saat melakukan flying camp. Temuan ini langsung ditindaklanjuti oleh tim gabungan untuk proses pengangkatan.
“Posisi korban berada di bawah Mongkrang mengikuti aliran sungai. Karena jalur menuju puncak cukup curam, proses evakuasi dilakukan melalui jalur yang lebih landai di wilayah Beruk,” jelas Kamal.
Terkait kondisi jenazah pendaki Bukit Mongkrang, tim mengerahkan 50 personel SAR gabungan untuk membawa turun korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Malam itu juga, korban langsung dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.
Baca lagi.
