Bianglala CitraGrand Semarang: Wisata Semarang dari Ketinggian

Pemandangan malam Bianglala CitraGrand Semarang dengan lampu neon warna-warni sebagai ikon wisata Tembalang dan spot foto city light.
Keindahan city light dari puncak Bianglala CitraGrand Semarang, spot healing favorit warga Tembalang dengan tiket terjangkau Rp15.000.

SEMARANG, Kamis (12/2/2026) – Bianglala CitraGrand Semarang hadir bukan sekadar sebagai wahana biasa. Namun, tempat ini menjadi saksi bisu bagi ribuan cerita warga kota. Dari ketinggian ini, kerlap-kerlip lampu kota mengubah wajah malam menjadi panggung drama yang memukau. Oleh karena itu, pemandangan indah ini sukses menyihir setiap pasang mata yang memandang.

Menangkap Cahaya dari Gondola Nomor 12

Di dalam salah satu kotak besi sempit, Zakkiya (34) duduk dengan tenang. Angin malam sesekali menampar dinding kaca gondola nomor 12 hingga memicu getaran halus. Meskipun begitu, ia tetap membiarkan matanya merekam cahaya dari ketinggian tiga puluh lima meter.

Selanjutnya, ia melihat kota yang kini tak lagi tampak seperti monster kemacetan. Sebaliknya, Semarang justru terlihat seperti ribuan kunang-kunang listrik yang diam dan patuh. Kawasan ini pun tumbuh menjadi ikon wisata Tembalang yang menawarkan ketenangan di tengah hiruk-pikuk.

Setelah turun kembali ke daratan Plaza CitraGrand, realitas menyambut pengunjung dengan ritme yang berbeda. Aroma manis gula kapas merah muda kini beradu dengan asap jagung bakar. Selain itu, wangi nostalgis ini memenuhi udara pasar malam yang terasa sangat hangat.

Menikmati Sisi Lain Wisata Malam Semarang

Sebagai destinasi wisata malam Semarang, tempat ini memang menyajikan perpaduan suasana yang unik. Bunyi klakson kereta kelinci kini berbaur dengan denting sendok mangkuk bakso. Selain itu, teriakan para pedagang menciptakan keramaian yang justru memicu rasa rindu.

Bianglala ini sebenarnya merupakan sebuah anomali yang menarik. Sejak tahun 2015, wahana ini beroperasi sebagai kincir ria (ferris wheel) terbesar di kota Semarang. Diameter roda besinya bahkan mencapai angka hampir 30 meter.

Menariknya, lokasi CitraGrand Sambiroto ini pada dasarnya bukanlah sebuah taman hiburan khusus. Pihak pengembang justru membangun wahana gagah ini di area pemasaran kawasan hunian. Namun, keunikan tersebut justru berhasil menarik ribuan orang untuk datang setiap akhir pekan.

Tiket Mesin Waktu Seharga 15 Ribu

“Dulu, sejauh mata memandang hanya ada tanah merah yang terasa panas,” kenang Zakkiya. Ia kemudian tertawa kecil saat melihat putranya menempelkan pipi ke kaca gondola. Akibatnya, uap napas sang anak meninggalkan jejak lucu pada permukaan kaca yang dingin.

Ibu dua anak ini telah mengamati evolusi tempat ini dalam waktu yang lama. Tangannya kemudian menunjuk ke arah bangku taman di sudut plaza yang ramai oleh remaja. Rupanya, bangku tersebut kini menjadi tempat favorit untuk bersenda gurau.

“Lucu kalau saya mengingat masa lalu saat duduk kaku di bangku itu bersama suami,” ujarnya sambil tersenyum. Kini, rasa deg-degan itu berubah menjadi rasa khawatir saat melihat anaknya berlarian.

Bagi Zakkiya, harga tiket Bianglala CitraGrand senilai Rp15.000 merupakan investasi yang sangat berharga. Sebab, uang tersebut bukan sekadar biaya wahana, melainkan tiket menuju mesin waktu. Akhirnya, ia bisa merasakan kembali kebahagiaan sederhana saat melihat dunia dari ketinggian.

Ruang Rehat di Semarang Atas

Ketika matahari tergelincir sepenuhnya, wajah plaza segera berubah secara dramatis. Satu per satu, lampu neon LED pada rangka besi bianglala menyala dengan sangat terang. Kerangka baja yang tadinya dingin kini berubah menjadi kaleidoskop raksasa yang cantik.

Cahaya ungu dan hijau neon memantul jelas di wajah para pengunjung. Warna-warni asing tersebut muncul secara bergantian saat roda membelah langit gelap. Oleh karena itu, sensasi berada di atas sana terasa sangat berbeda dan menenangkan jiwa.

Suara bising dari pelataran bawah pun perlahan mengecil menjadi dengung halus. Indri, seorang pegawai swasta, sengaja memilih putaran malam setelah menyelesaikan urusan kantor. Ia menjadikan lokasi ini sebagai tempat nongkrong di Semarang Atas favorit untuk melepas penat.

Akses Mudah Menuju Lokasi

Jika Anda merasa penasaran untuk mencicipi pengalaman ini, maka cara menuju lokasi tergolong sangat mudah. Wahana ini terletak secara strategis di Jalan Kompol R. Soekanto, Sambiroto, Tembalang. Jadi, pengunjung hanya perlu mencari “Ferris Wheel CitraGrand” pada aplikasi peta digital.

Apabila Anda berangkat dari pusat kota Simpang Lima, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Kawasan ini juga sangat ramah bagi berbagai jenis moda transportasi. Selain lahan parkir yang luas, layanan ojek daring pun siap menjangkau lokasi ini hingga larut malam.

Oleh karena itu, banyak warga akhirnya menjadikan kawasan ini sebagai “teras” rumah kedua mereka. Mereka lebih memilih duduk santai di sini daripada harus bertarung dengan macetnya pusat kota. Selama roda besi ini masih berputar, Semarang akan selalu memiliki ruang untuk bernapas.

Baca lagi.

Kiky Run 2026 Sukses Besar, Sport Tourism Jateng Kian Melesat