Dukung Proyek Tol Semarang-Demak, Kantah Kota Semarang Mulai Inventarisasi Tanah Terdampak

Inventarisasi yang akurat dan cepat akan memudahkan tahapan berikutnya dalam pembebasan lahan, sehingga proyek bisa berlanjut tanpa hambatan berarti.

Proyek Strategis Nasional Berlanjut. Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Semarang menurunkan tim untuk melakukan inventarisasi dan identifikasi bidang tanah tambahan yang terdampak proyek Jalan Tol Semarang-Demak Seksi I. Kegiatan ini berlangsung dari 8-12 September 2025 di Tambakrejo, Terboyo Kulon, dan Terboyo Wetan.

SEMARANG, Banggasemarang.id – Kantor Pertanahan Kota Semarang (Kantah) secara resmi menurunkan tim untuk melaksanakan Inventarisasi dan Identifikasi bidang tanah tambahan yang terdampak proyek strategis nasional, yakni pengadaan lahan untuk Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung dari 8 hingga 12 September 2025, menyasar wilayah Kelurahan Tambakrejo di Kecamatan Gayamsari, serta Kelurahan Terboyo Kulon dan Terboyo Wetan di Kecamatan Genuk.

Tim pelaksana yang diturunkan terdiri dari dua satuan tugas, yaitu Satgas Fisik (A) yang bertugas mengukur dan memverifikasi data fisik tanah, serta Satgas Yuridis (B) yang akan memeriksa kelengkapan dokumen kepemilikan.

Satgas Fisik dipimpin oleh Riska Aidina Pristiria, S.T., M.A.P., sementara Satgas Yuridis diketuai oleh Anugrah Sucianingsih, S.T. Dalam pelaksanaan tugasnya, tim ini akan berkoordinasi dengan unsur perangkat daerah, lurah setempat, dan asisten kadaster berlisensi.

Kegiatan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan kelancaran proyek Tol Semarang–Demak. Proyek ini tidak hanya memperkuat mobilitas masyarakat dan memperlancar distribusi logistik, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantah Kota Semarang, Aliana Nashla, S.S.T., M.H., yang mewakili Kepala Kantah Kota Semarang, menekankan komitmennya terhadap proses yang transparan dan akuntabel.

Ia juga menyoroti pentingnya komunikasi yang baik dengan warga yang terdampak.

Dengan diterjunkannya tim ini, Kantah Kota Semarang optimistis bahwa proses pengadaan tanah tambahan lahan akan selesai sesuai jadwal. Proses yang terencana ini menjadi kunci untuk mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur strategis nasional di Jawa Tengah.

Inventarisasi yang akurat dan cepat akan memudahkan tahapan berikutnya dalam pembebasan lahan, sehingga proyek bisa berlanjut tanpa hambatan berarti.

“Kami ingin memastikan proses inventarisasi berjalan lancar, tertib, dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan, sehingga pembangunan Tol Semarang–Demak benar-benar memberi manfaat luas,” tutur Aliana Nashla.