Alih-alih mengadopsi aksara Latin yang saat itu tengah didorong oleh pemerintah kolonial Belanda, beliau memilih untuk menggunakan aksara Arab-Jawa (Pegon).
Alih-alih mengadopsi aksara Latin yang saat itu tengah didorong oleh pemerintah kolonial Belanda, beliau memilih untuk menggunakan aksara Arab-Jawa (Pegon).